foto1
Love :: Cinta
foto1
Care :: Peduli
foto1
Share :: Berbagi
foto1
Bukan Sekedar Club, Kami adalah Family
foto1
Love - Care - Share

Love Care n Share

Iklan

Please paste a VALID AdSense code in AdSense Elite Module options before activating it.

Safety Driving

Sesuaikan kaca spion belakang dan samping

Pandangan keluar melalui jendela belakang dan sepanjang sisi kendaraan harus jelas dan tidak terhalang.

Kenakan sabuk pengaman sepanjang waktu

Menggunakan sabuk pengaman dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan luka serius atau kematian ketika kecelakaan.

Perhatikan Garis Yang Ada Di Jalan Tol

Bila terdapat garis kuning panjang tidak terputus,berarti jalan terdiri dari dua arah. Jangan lewati garis itu untuk melewati kendaraan lain. Setelah menemukan garis putih dan terputus-putus, Maka kita Boleh menyusul kendaraan lain.

Keluarkan Penumpang

 Saat Memperbaiki Kendaraan
Jika terpaksa mobil di perbaiki di jalan, Wajib penumpang harus keluar dari mobil dan menunggu di rumput. Hal ini untuk mengantisipasi kendaraan lain yang terpaksa membuang mobil keluar jalur

Pasang Segitiga Pengaman

Jikan mobil berhenti di tengah jalan karena keadaan darurat, jangan lupa pasang segitiga pengaman berjarak 10m, dan menyalakan lampu hazard

Menepilah ke Kiri Jalan Bila Ban Pecah

Di wajibkan saat anda mengalami pecah ban menepilah ke kiri jalan.

Mendahului Harus dari Kanan

Menyusul kendaraan lain harus dari kanan jalan. Dan perlu di ingat bahu jalan digunakan hanya oleh ambulans atau mobil rescue, keadaan darurat (saat ban pecah)

Beri Tanda Saat Berbelok

Kelengahan yang sering di lakukan pengendara. Lupa member tanda saat membelokan kendaraan, Pastikan anda member tanda kemudian melihat spion tengah baru spion samping kiri dan kanan seelum membelokkan kendaraan.

Jaga Jarak

Menjaga jarak merupakan faktor terpenting di saat anda berkendara dalam jalan bebas hambatan. Jarak minimal tergantung kecepanan, misalnya pada kecepatan 100 km/jam kita harus mengambil jarak minimal 55 m.

Event Calendar

November 2018
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1

Login Form

Welcome to SEFI's Website Please, Log In First.. ------------------------------------

-------------------------------------------- Not A Member ? Please Contact Us!

Kadang saat mesin dinyalakan, getaran sangat terasa. Bahkan sampai Kabin pun terasa getarannya. Berikut beberapa penyebab kondisi mesin yang tidak stabil yang  menimbulkan getaran hingga ke kabin. Antara lain :

 1. Asupan bahan bakar tak lancar

Pada umumnya, asupan bahan bakar ke ruang bakar mesin yang tak lancar disebabkan oleh spuyer yang bermasalah. “Spuyer baik main jet maupun pilot jet yang tersumbat kotoran tidak akan bisa menyemburkan bahan bakar dengan sempurna,”. Sehingga proses pembakaran pun tidak bisa berlangsung lancar sehingga menimbulkan getaran. Cara untuk mengatasinya, bersihkan dengan menggunakan carb cleaner dan lakukan secara berkala.

 

 2. Busi aus

Penyebab getaran mesin lainnya adalah satu atau beberapa busi yang ada telah aus atau bisa dikatakan mati  Akibatnya, komponen pemantik api yang dibutuhkan dalam proses pembakaran di ruang bakar itu, tidak berfungsi dengan sempurna.

Api yang dihasilkan kadang muncul kadang tidak, bahkan kalaupun muncul sangat kecil. Akibatnya mesin seperti tersengal-sengal. Kondisi itulah yang menyebabkan getaran keras hingga terasa di kabin.

Cara untuk mengatasinya, segeralah mengganti busi yang telah aus. Namun bila Anda menginginkan hasil yang sempurna sebaiknya mengganti semua busi.

 

3. Kopling Set

Kanvas yang telah aus dapat kopling atau setidaknya berguncang. Bila hal itu terjadi, maka getaran di gir boks akan sangat besar sebab tenaga besar yang dihasilkan oleh mesin tidak bisa disalurkan ke roda secara maksimal oleh perangkat transmisi. “Seperti diketahui fungsi transmisi adalah menyalurkan tenaga yang dihasiolkan mesin ke roda agar mobil berjalan sesuai dengan posisi gigi,” Tenaga yang tertahan di gir boks itulah menyebabkan getaran hingga terasa ke kabin.

Cara untuk mengatasinya, segeralah mengganti kanvas kopling. Penggantian peranti ini juga mencegah mobil tiba-tiba tidak bisa jalan meski mesin menyala karena kopling slip. Juga lakukan pengecheckkan pada pelumas di gir boks

 

4. Piston goyang

Penyebab mesin bergetar keras hingga terasa di kabin adalah piston ataupun ring piston yang telah aus. Biasanya, piston yang telah aus gerakannya tidak tegak lurus sebagaimana mestinya tetapi telah goyang. Akibatnya, ketika mesin dinyalakan getaran sangat terasa. Selain menimbulkan getaran, piston yang bergoyang menjadikan tenaga mesin loyo atau dengan istilah lain dikatakan nngempos. Cara untuk mengatasinya, lakukan pengecheckkan dengan membuka head atas mesin kemudian liat pada piston bila goyang lakukan pergantian baik dari pisto nya maupun ring nya, juga liat bagian blok mesinnya apakah masih sesuai dengan kalibrasinya tau tidak, bila tidak lakukan penyesuaian kembali kalibrasinya dan piston maupun ring turut serta disesuaikan.

 

5. Engine mounting bermasalah

Mounting berfungsi untuk meredam getaran yang timbul saat mesin dihidupkan. Sehingga, bila mengalami masalah, maka getaran dari mesin tidak bisa diredam dan masuk ke kabin. Ada beberapa hal yang menyebabkan perangkat ini tidak mampu meredam getaran mesin. Dua diantaranya adalah, baut yang ke sasis mobil kendor  dan bantalan yang terbuat dari karet pecah karena telah aus.

 

6. Setelan mesin tidak tepat

Penyebab getaran mesin yang terasa hingga ke kabin adalah setelah mesin yang bermasalah. Akibatnya putaran mesin berjalan tidak stabil. Anda bisa melihat gejala itu dari pergerakkan  jarum RPM (revolutions per minute).

Bila jarum penunjuk tingkat putaran mesin itu bergerak naik turun tidak stabil, berarti setelan mesin bermalah. Ada beberapa hal yang menyebabkan, misalnya saat tune up mekanik tidak akurat dalam memasang beberapa komponen atau ada beberapa komponen yang telah aus. Cara mengatasi masalah ini adalah melakukan tune up mesin.

 

Itulah beberapa penyebab getaran di mesin yang cukup keras sehingga terasa hingga kabin mobil. Namun, keenamnya adalah beberapa penyebab yang paling sering terjadi.